SBA Dan KTH Bukit Pao Gabungkan Program Pembangunan Ekonomi Dan Pelestarian Lingkungan

SBA Dan KTH Bukit Pao Gabungkan Program Pembangunan Ekonomi Dan Pelestarian Lingkungan

Beritalain.id — BANGKA TENGAH. Melihat keadaan lingkungan yang saat ini mengkhawatirkan, karena banyaknya perusakan lingkungan, Seperadik Bangka Adventure (SBA) bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Bukit Pao membuat program Bangka Dua Demensi.

Diketahui Bangka Dua Dimensi adalah salah satu bentuk dari kegiatan Pembangunan Ekonomi dan Pelastarian Lingkungan. Secara umum, program Bangka Dua Dimensi ini merupakan penggabungan antara Dimensi Ekonomi dengan Dimensi Lingkungan Hidup.

Dimana dalam program tersebut terdapat berbagai kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari Pembangunan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan.

” Untuk menciptakan Pembangunan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan kami sadar ketika Pembangunan Ekomoni tidak harus merusak lingkungan, karena ketika kami mempunyai mimpi ini, solusi terbaik untuk Pembangunan Ekomoni dengan cara membuka usaha yang tidak menimbulkan kerusakan lingkungan,” ucap Ketua SBA, Yogi Saputra, Kamis (13/01/2022) saat dikonfirmasi.

Adapun kegiatan yang diselenggarakan dalam program tersebut meliputi didalamnya seperti budidaya madu kelulut, sekolah madu kelulut, bioflok dan aquaponik. Dari beberapa kegiatan tersebut menjadi beberapa contoh pengembangan ekonomi tanpa adanya kerusakan lingkungan.

” Maka dari itu, kami mengusung kegiatan Bangka Dua Dimensi dengan bertemakan Pembangunan Ekonomi, Pelestarian lingkungan dan Pekan Perayaan Lomba Tradisional yang bertepatan di Taman Hutan Raya Konservasi Bukit Pao.

Ketua panitia Bangka Dua Dimensi, Trinugroho mengatakan kegiatan Bangka Dua Dimensi tersebut akan diselenggarakan pada 21 – 23 Januari 2022 dengan menyelenggarakan beberapa kegiatan salah satunya pameran.

” Pameran ini hasil dari kreatifitas-kreatifitas peserta. beberapa permainan tradisional seperti pangkak biji karet, ketapel, balapan ban, layangan sempret dan survivel. Kami harap dari kegiatan perlombaan ini menjadikan akulturasi dari zaman dahulu dengan zaman sekarang,” harapnya.

Dengan kata lain, Bangka Dua Dimensi ini menjadikan sebuah gebrakan baru di kalangan anak muda khususnya di kepulauan Bangka supaya kalangan anak-anak muda tidak terpengaruh dengan keuntungan besar terhadap ekonomi dengan cara memeras abis kekayaan alam.

Dengan melibatkan beberapa pihak yang menjadi peserta, antara lain Pecinta Alam (PA), Mapala, Sekolahan, dan Komunitas-Komunitas bergerak di bidang budaya dari kegiatan ini diikuti 600 peserta.

” Kami berharap peserta dan masyarakat dapat sadar tentang pentingnya lingkungan alam dan pengembangan ekonomi dari hasil kreatifitas-kreatifitas. Dari hasil kreatifitas tersebut kami juga membuka lapangan penghasilan untuk peserta dan masyarakat,” tukas Trinugroho.

 

Sumber : https://www.beritalain.id/ (Diakses pada 13 Januari 2022)

Leave a Reply