Dialog Santai dengan BKSDA Sumsel, Sriwijaya Animal Lover (SAL) dan Alobi Foundation

Dialog Santai dengan BKSDA Sumsel, Sriwijaya Animal Lover (SAL) dan Alobi Foundation

Dialog santai dalam suasana akrab, membahas peran komunitas pecinta satwa dalam upaya konservasi eksitu terjalin antara BKSDA Sumsel dengan komunitas pecinta satwa Sriwijaya Animal Lover (SAL) pada Jumat (1/10) di kantor BKSDA Sumsel. Turut serta dalam dialog, Ketua PPS Alobi Babel Bangka Belitung, Langka Sanie yang hadir secara virtual.
Dialog dibuka oleh Kepala Seksi Konservasi Wilayah I, Yusmono, memaparkan materi mengenai konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia.
“Strategi konservasi kehati di Indonesia dilaksanakan secara insitu atau di dalam habitatnya dan eksitu atau di luar habitatnya melalui penangkaran dan lembaga konservasi”, terang Yusmono.
“Teman-teman pecinta satwa saya yakin telah memiliki keahlian dalam handling satwa, sehingga harapan kedepan dapat mengambil peran lebih dalam konservasi eksitu, salah satunya dengan membentuk pusat penyelamatan satwa (PPS)”, lanjutnya.
Untuk menambah semangat dan inspirasi komunitas pecinta satwa di Palembang, Langka Sani menceritakan awal mula dan jatuh bangunnya membangun PPS di Pulau Bangka.
“Buat teman-teman pecinta satwa di Palembang, yakinlah kalau kita ikhlas merawat satwa, jangan takut kekurangan rezeki karena Allah akan selalu memberikan rezeki kepada semua makhluk-Nya termasuk para satwa yang kita rawat”, pesan Langka.
Sebagai penutup, Yusmono menyampaikan perlunya dialog lanjutan dengan mengundang seluruh komunitas pecinta satwa di Kota Palembang.
“Kami berharap dapat lebih lanjut berdiskusi dengan para pecinta satwa di Kota Palembang, membahas langkah nyata dalam menjaga kelestarian satwa liar sebagai tanggung jawab kita bersama”, pungkasnya.
Sumber : BKSDA Sumatera Selatan
(https://web.facebook.com/bksda.s.selatan)

Leave a Reply